×


Was information useful?

Did you find what you were looking for?

You can leave your comments here:





Toolbox
Toolbox





Pipsing

ru | en


Sebenarnya, pendekatan pada trading sedikit rumit, tetapi disamping itu, hampir semua pemula mencoba melakukan trading dalam berbagai cara.

Mengenai metodenya,

Pendekatan ini digunakan untuk menghasilkan profit dari fluktuasi dalam satu hari. Selama satu hari, beberapa trader membuat lebih dari 200 deal, periode posisi dalam hal ini sekitar beberapa menit. Tentu saja, profit oleh posisi ini secara terpisah berukuran kecil, tetapi dapat mencapai jumlah yang signifikan dalam total.


Gagasan dari pipsers – menghasilkan keuntungan dalam pergerakkan intraday. Rata-rata selama satu hari, mata uang bergerak sekitar 50-60 poin. Namun, hal ini dapat dikalkulasikan apabila kita mengambil harga dari pembukaan hari dan harga penutupan hari. Tetapi apabila kita mengingat, nilai mata uang tidak terus naik atau turun dalam satu hari, tetapi membuat fluktuasi yang tidak signifikan, ini akan menjadi akhir bahwa mata uang bergerak untuk poin yang lebih banyak di satu hari. Pipsers mencoba menangkap fluktuasi tersebut.

Pendekatan ini dibandingkan dengan rulet - metode bermain yang sama, kira-kira kesempatan yang sama, walaupun kemungkinan kemenangan pada Forex menggunakan pendekatan ini dua kali lebih tinggi.

Sistem ini sangat buruk. Ada beberapa alasan untuk hal ini.

1. Mencoba untuk tidak meleawatkan pergerakkan nilai bahkan yang terkecil, pipser menggunakan level batas kerugian (stop-loss) yang sangat dekat dengan pasar.

Dalam penetapan level ini, kemungkinan mendapat kerugian selama keriuhan pasar sangat tinggi, bahkan apabila anda menentukan arah tren dengan benar tetapi salah menilai kekuatan kenaikkan atau pertahanan. Sangat mudah untuk membuat kesalahan dalam mengetahui arah untuk jam selanjutnya. Lebih sulit lagi untuk menentukan tujuan pergerakkan harian.

Keputusan paling sederhana dalam melindungi dari eksekusi order yang menetapkan kerugian adalah ketiadaan order ini, tetapi kemudian anda memiliki resiko untuk kehilangan lebih banyak dana setelah pergerakkan yang cepat menentang anda, ketika harga bergerak tidak terlihat mundur ke level tersebut dalam beberapa menit atau mungkin jam. Trading dengan bagian besar deposit tanpa menggunakan Stop-Loss dapat mengarah pada Margin Call, contohnya kehilangan seluruh deposit.

2. Tekanan ketika anda melakukan trading dengan uang sebenarnya. Biasanya, strategi ini pertama digunakan pada akun DEMO, dimana anda hanya menggunakan uang virtual, jadi tidak ada ketakutan untuk kehilangan, dan eksekusi order dibuat secara otomatis, instant.

Jadi ada beberapa faktor, kecepatan eksekusi permintaan dan tekanan yang akan memburuk bersamaan dengan setiap pip dari perubahan harga menentang keinginan anda. Pipsing memberikan tekanan terus menerus yang disebabkan oleh tekanan dari keputusan rasional yang tidak dapat anda buat.

Dan juga kami harus sebutkan bahwa broker tidak menyukai klien yang meminta sejumlah besar operasi. Ada beberapa batas kuantitas permintaan dalam satu uni waktu dan pelanggan yang meminta order terus menerus setiap detik dapat diminta untuk menutup akun.

Scalping lebih dekat dengan pencapaian beberapa hasil positif. Hampir sama dengan pipsing, tetapi tujuannya lebih dari beberapa pip dalam satu posisi.

Ini adalah beberapa peraturan dalam taktik Scalping:

Pekerjaan serempak dengan beberapa pasang mata uang dan usaha investigasi pergerakkan mereka. 90 persen sistem ini berdasarkan pada pergerakkan kelompok mata uang melawan dolar AS. Walaupun ada sistem berdasarkan pada euro dan pound. Mesin mata uang dan mata uang yang ada telah dipilih, contohnya EUR/USD dipilih sebagai alarm, AUD/USD adalah mata uang untuk trading (seharusnya, merkea bergerak dengan penundaan dibandingkan dengan euro). Grafik M1 atau grafik garis dipilih. Mayoritas manipulasi dilakukan oleh order.

Keterangan diatas didiskusikan secara aktif pada forum yang berbeda. Penggunaan pendekatan ini membutuhkan kesabaran dan reaksi yang baik.

<back